SUMBA BARAT DAYA , nusaaksaranews.com — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka Indonesia (TMI) Kabupaten Sumba Barat Daya (SBD) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi calon Tenaga Ahli Pendamping Petani se-Kabupaten Sumba Barat Daya pada Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WITA tersebut diikuti oleh pemuda usia produktif dari 11 kecamatan di SBD. Para peserta berlatar belakang pendidikan mulai dari lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) hingga Sarjana Pertanian dan Peternakan.
Materi Bimtek disampaikan langsung oleh Tenaga Ahli Kementerian Pertanian RI, Sigit Prihandoko, M.Sc., seorang pakar spesialisasi budidaya tanaman lulusan Jepang.
Pada hari pertama pelatihan, para peserta dibekali teori manajemen pendampingan lapangan. Sigit menekankan bahwa seorang tenaga ahli wajib memiliki kapabilitas tinggi dalam membersamai kelompok tani. Fokus pelatihan selama satu bulan ke depan akan mencakup empat pilar utama:
pelayanan pendampingan, strategi pemasaran (marketing), dan peningkatan pendapatan (income) petani. Dan cara bercocok Tanam sampai memetik Hasil.
Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Sumba Barat Daya, Kristina Bili, menyatakan bahwa Bimtek ini merupakan langkah konkret untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian yang unggul dan profesional.
"Kegiatan ini mengajak generasi muda Sumba Barat Daya untuk mengambil peran nyata. Petani kita membutuhkan anak-anak muda yang bersemangat, menguasai teknologi, serta siap menjadi penggerak perubahan dari pola pertanian tradisional menuju pertanian modern yang maju, mandiri, dan sejahtera," ujar Kristina Bili.
Melalui program pendampingan ini, DPD TMI SBD berharap para tenaga ahli— khususnya para sarjana muda—dapat menjadi agent of change (agen perubahan) yang mampu mentransformasi sektor pertanian di Sumba Barat Daya agar lebih produktif dan bernilai tambah.( Red/ NAC).