SUMBA TENGAH,, nusaaksaranews.com — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Sumba Tengah menggelar aksi penanaman 1.000 pohon bambu pada Jumat (10/7/2026).
Aksi yang dipusatkan di lahan salah satu kader Demokrat ini ditujukan sebagai langkah nyata menjaga kelestarian lingkungan sekaligus membuka potensi ekonomi baru bagi masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua DPC Partai Demokrat Sumba Tengah, Ignasius Hapu Karanjawa, dengan melibatkan jajaran pengurus dari tingkat kabupaten hingga kecamatan.
Ignasius menjelaskan, aksi ini merupakan implementasi dari program "Gerakan Langit Biru, Indonesia Asri" yang digagas Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), sekaligus dalam rangka menyambut HUT Partai Demokrat pada September mendatang. Program ini dinilai relevan dengan karakteristik geografis Sumba Tengah yang didominasi oleh lanskap sabana kering.
"Dunia saat ini sedang menghadapi krisis iklim. Suhu bumi semakin panas dan luasan paru-paru dunia terus menyusut. Gerakan Langit Biru ini membawa makna untuk menghijaukan kembali lahan-lahan yang kering dan tandus. Bambu menjadi pilihan tepat untuk menghijaukan Sumba Tengah," ujar Ignasius.
Dampak Ekologis dan Potensi Ekonomi.
Selain fungsi penghijauan secara ekologis, gerakan ini dirancang untuk memberikan dampak ekonomi jangka panjang bagi masyarakat. Ignasius menyebutkan, bambu memiliki nilai komoditas yang tinggi seiring dengan tersedianya industri pengolahan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
"Peluang pasar bambu ini terbuka luas. Terlebih lagi, pabrik pengolahan bambu sudah beroperasi di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat. Karena masih berada dalam satu provinsi, akses pengiriman menjadi lebih strategis dan efisien. Peluang ini harus kita manfaatkan dengan baik," tambahnya.
Ia mencontohkan, selain untuk menyuplai kebutuhan industri besar, bambu yang dipanen nantinya dapat diolah secara kreatif oleh masyarakat menjadi produk rumah tangga bernilai ekonomi seperti kursi, meja, dan bangku.
Kolaborasi Tokoh Agama dan Adat.
Aksi penanaman ini juga mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat Sumba Tengah. Hadir dalam kegiatan tersebut tokoh agama Pdt. Marthen Nunu, S.Th., tokoh adat Umbu Siwa, serta Kepala Desa Anakalang, Pedi Gamu Djadji, S.Pd. Dari internal partai, hadir Wakil Ketua DPC Umbu Eda, Oxi Thomas, serta seluruh pengurus kecamatan se-Kabupaten Sumba Tengah.
Tokoh adat Sumba Tengah, Umbu Siwa, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Menurutnya, menanam bambu adalah langkah mulia yang manfaatnya akan diwariskan kepada generasi mendatang.
"Dalam prinsip budaya kami, bambu adalah sesuatu yang sakral. Siapa yang menanam bambu, maka dia sudah mempersiapkan diri untuk membangun ekonominya dimulai dari rumah. Secara adat, bambu juga merupakan bahan dasar utama pembuatan rumah tradisional," kata Umbu Siwa.
Ia berharap kegiatan ini dilakukan dengan konsisten agar memberikan hasil yang melimpah bagi masyarakat.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, DPC Demokrat Sumba Tengah berharap gerakan tanam bambu tersebut dapat memantik kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga alam demi masa depan yang lebih asri dan sejahtera.( Red)