Penyatu PMKRI Bogor mempersembahkan kadernya *Ferdinandus Wali Ate ( Ferdi )* Ketua PP PMKRI periode 2026-2028

Oleh: Redaksi
Sabtu, 18 Jul 2026 | 13:27 WITA 2 menit baca 38 dibaca
Penyatu PMKRI Bogor mempersembahkan kadernya *Ferdinandus Wali Ate ( Ferdi )*
Ketua PP PMKRI periode 2026-2028
Ferinandus Wali Ate Sumber: Nusaaksaranews.com

Bogor, nusaaksaranews.com — Bursa pencalonan Ketua Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PP PMKRI) periode 2026–2028 mulai menghangat. Penyatu PMKRI Cabang Bogor secara resmi memperkenalkan kadernya, Ferdinandus Wali Ate yang akrab disapa Ferdi, sebagai bakal calon Ketua PP PMKRI.

​Mengusung jargon "Memimpin Langkah Cepat, Menulis dengan Jiwa, Merangkul Seluruh Nusantara," pencalonan Ferdi didasarkan pada kebutuhan organisasi akan kepemimpinan yang taktis, mengingat masa bakti kepengurusan pusat yang tergolong singkat, yakni hanya dua tahun.

​Perwakilan PMKRI Cabang Bogor menyatakan bahwa tantangan terbesar memimpin organisasi di tingkat pusat adalah kecepatan adaptasi terhadap dinamika birokrasi dan sosial-politik di ibu kota.

​"Masa kepengurusan PP PMKRI itu hanya dua tahun, sebuah perlombaan melawan waktu. Kita membutuhkan nakhoda yang sudah selesai dengan urusan adaptasi Jakarta. Figur yang tahu ritme ibu kota dan siap langsung bekerja sejak hari pertama setelah dilantik," ujar perwakilan tim pemenangan dalam keterangan tertulisnya.

​Selain kesiapan adaptasi di Jakarta, ada tiga poin strategis lainnya yang menjadi pilar utama visi kepemimpinan Ferdinandus Wali Ate untuk membawa PMKRI menghadapi tantangan zaman:

​Kompetensi Literasi dan Penulisan:

Ferdi dinilai memiliki kemampuan artikulasi gagasan yang terstruktur. Kemampuan menulis dipandang sebagai senjata strategis untuk merumuskan instruksi internal secara jernih, sekaligus merespons isu nasional secara tajam, akademis, dan objektif di ruang publik.

​Sinergi Lintas Generasi Alumni:

Membangun jembatan komunikasi yang solid dan inklusif dengan para alumni (anggota purna). Dukungan lintas generasi dinilai menjadi bahan bakar penting untuk memperluas jaringan dan memperkuat pergerakan organisasi.

​Keadilan Sosiologis bagi Cabang Nusantara:

Menolak menjadikan Jakarta sebagai 'menara gading'. Komitmen utama visi ini adalah memberikan pendampingan intensif serta distribusi akses kaderisasi dan sumber daya yang merata bagi seluruh cabang PMKRI dari Sabang sampai Merauke.

​Melalui visi-misi tersebut, Ferdinandus Wali Ate secara terbuka mengajak dan memohon dukungan dari seluruh cabang PMKRI di Indonesia untuk bersama-sama membawa organisasi melompat lebih tinggi.( Red/ NAC )

R

Penulis Laporan

Redaksi

Jurnalis NusaAksaraNews yang berfokus pada liputan mendalam nasional.

Lihat Profil

Komentar

0 Tanggapan

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan pada artikel ini.

Komentar
Share WhatsApp