Pertiwi SBD Tundukkan Persami Maumere 3-2, Ukir Sejarah Juara II Pertiwi Cup NTT.

Oleh: Redaksi
Selasa, 04 Agt 2026 | 08:13 WITA 4 menit baca 192 dibaca
Pertiwi SBD Tundukkan Persami Maumere 3-2, Ukir Sejarah Juara II Pertiwi Cup NTT.
Bupati SBD bersama Ketua Askab PSSI SBD. Deretan bawah Tim Pertiwi SBD didampingi Menager, Pelatih Kepala, Asisten Pelatih. Sumber: Nusaaksaranews.

GELORA SAMADOR, SIKKA,04/08/26, nusaaksaranews.com — Tim sepak bola putri Persada SBD (Sumba Barat Daya) mengukir sejarah baru di Bumi Flobamora. Bertanding di Lapangan Gelora Samador Maumere, Kabupaten Sikka, Persada SBD berhasil menundukkan tuan rumah Persami Maumere dengan skor tipis 3-2 dalam laga sengit ajang Pertiwi Cup tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

​Kemenangan ini sekaligus mengunci posisi Persada SBD sebagai runner-up atau Juara II ajang sepak bola putri bergengsi tingkat regional tersebut.

​Jalannya Pertandingan: Tensi Tinggi dan Aksi Saling Balas.

​Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Persami Maumere tampil agresif mengepung lini pertahanan Persada SBD. Serangan cepat yang dibangun Persami dari sektor sayap kanan berulang kali kandas di tangan barisan belakang Persada SBD yang tampil disiplin.

​Persami Maumere baru berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-38. Memanfaatkan umpan silang dari rusuk kanan, penyerang Persami sukses menggetarkan jala gawang Persada SBD. Skor 1-0 untuk keunggulan tuan rumah bertahan hingga turun minum.

​Memasuki babak kedua, Persada SBD mengubah gaya permainan. Kombinasi 5 pemain andalan—Aurel Wijaya, Asmita, Irene Ine Sipul, Irma, dan Yolanda—mulai merepotkan lini pertahanan Persami.

​Pada menit ke-50, Persada SBD mendapatkan hadiah tendangan bebas di luar kotak penalti. Asmita yang mengeksekusi bola berhasil dimanfaatkan oleh Marista Irmanesta Amil (Irma) nomor punggung 72 menjadi gol penyama kedudukan. Skor berubah menjadi 1-1.

​Gelombang serangan Srikandi dari Loda Wee Maringi Pada Wee Malala kembali membuahkan hasil di menit ke-65. Memanfaatkan kemelut di depan gawang, Irene Ine Sipul (nomor punggung 9) melepaskan tembakan mendatar yang merobek jala Persami. Wasit mengesahkan gol tersebut dan menunjuk titik tengah. Skor berbalik 2-1 untuk Persada SBD.

​Laga sempat terhenti sejenak ketika seorang penonton memasuki area belakang gawang untuk menyampaikan protes atas gol tersebut. Insiden ini sempat memicu adu argumentasi antara pihak official dan perangkat pertandingan. Namun, setelah dilakukan dialog bersama antara wasit, hakim garis, panitia, serta jajaran manajer kedua tim, wasit menegaskan keputusannya bahwa gol tersebut sah. Situasi di sekitar lapangan pun dapat diamankan secara kondusif oleh aparat kepolisian.

​Setelah pertandingan dilanjutkan pada menit ke-67, Persami Maumere langsung merespons. Memanfaatkan eksekusi bola mati di luar kotak 16 pertahanan SBD, Persami sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

​Respon Taktis dan Dwigol Irene Sipul.

​Tensi permainan semakin meningkat menjelang akhir babak kedua. Pada menit ke-75, Persada SBD kembali mendapat peluang dari skema bola mati di luar kotak penalti. Bola umpan lambung berhasil disambut dengan sundulan terukur oleh Irene Ine Sipul. Dwigol (brace) dari penyerang nomor punggung 9 ini mengubah skor menjadi 3-2 untuk keunggulan SBD.

​Memasuki masa injury time, jajaran pelatih Persada SBD yang dipimpin Manajer Lambertus Todo, Pelatih Kepala Marselinus Bora, dan Asisten Pelatih Wingky Leadra Putra Djami memperkuat barisan pertahanan. Pagar betis rapat yang dibangun para pemain Persada SBD berhasil meredam seluruh gempuran Persami hingga peluit panjang dibunyikan.

​Komitmen Pembinaan dan Harapan Masa Depan.

​Pelatih Kepala Persada SBD, Marselinus Bora, menegaskan bahwa pencapaian ini bukan sekadar mengejar gelar juara, melainkan bagian dari proses pembinaan jangka panjang.

​"Kami melihat ajang ini bukan sekadar untuk menjadi juara, melainkan wadah pengkaderan dan pembinaan atlet-atlet putri di seluruh NTT," ujar Marselinus Bora seusai pertandingan.

​Sementara itu, Ketua Askab PSSI SBD, Yoseph Mata Ludji Deornay, A.Md., memberikan apresiasi tinggi atas perjuangan para pemain yang telah menjaga martabat daerah di kancah provinsi.

​"Sebelum bertanding, saya berpesan kepada anak-anak bahwa mereka membawa nama daerah. Martabat SBD dipertaruhkan di atas pundak dan kaki mereka. Ini sejarah pertama kalinya tim sepak bola putri SBD berpartisipasi di Pertiwi Cup. Juara kedua yang diraih bukan saja mewakili SBD, tetapi juga memberi motivasi dan energi baru bagi kabupaten lain di NTT," ungkap Yoseph.

​Yoseph berharap Pertiwi Cup dapat dijadikan kalender wajib tahunan oleh Asprov PSSI NTT. Ia juga mendorong Pemerintah Daerah melalui KONI untuk mengalokasikan anggaran yang memadai bagi cabang olahraga sepak bola putri, serta mendorong terbentuknya klub-klub putri di SBD agar turnamen lokal dapat rutin digelar.

​Senada dengan hal tersebut, Asisten Pelatih Pertiwi SBD, Wingky Leadra Putra Djami, memohon agar KONI dan Askab SBD bergerak cepat menangkap peluang sebagai tuan rumah di ajang mendatang.

​"Kami memohon KONI SBD bersama Askab untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah cabor sepak bola putri Pertiwi Cup tahun depan maupun persiapan PON 2028. Ajang di Maumere ini menjadi proyeksi awal. Semoga ada pesepak bola putri dari Persada SBD yang terpilih memperkuat tim PON NTT mendatang," tutup Wingky.

"Keberangkatan kedua tim kali ini murni mengandalkan semangat swadaya. Untuk Tim Soeratin U-17, pembiayaan bersumber dari kontribusi swadaya pihak sekolah dan para orang tua pemain. Sementara itu, Tim Sepak Bola Putri diberangkatkan melalui kontribusi dana pribadi pengurus serta dukungan mandiri dari orang tua" ujar ketua Askab PSSI SBD.

Meski bertanding dalam situasi keterbatasan anggaran, Askab PSSI SBD mengapresiasi komitmen dan pengorbanan para pemain, orang tua, serta pihak sekolah yang terus memberikan dukungan nyata demi menjaga asa prestasi olahraga daerah di kancah provinsi. Terbukti Tim Pertiwi SBD mengukir sejarah dalam prestasi sepak bola menjadi juara ll Pertiwi Cup NTT.@(Redaksi Yoseph Kalumbang)***

R

Penulis Laporan

Redaksi

Jurnalis NusaAksaraNews yang berfokus pada liputan mendalam nasional.

Lihat Profil

Komentar

0 Tanggapan

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan pada artikel ini.

Komentar
Share WhatsApp