GELORA SAMADOR, SIKKA,03/07/26, nusaaksaranews.com — Pertandingan sengit tersaji di Lapangan Gelora Samador Maumere, Kabupaten Sikka, pada Selasa (2/7/2026). Tim sepak bola putri Persada Sumba Barat Daya (SBD) harus mengakui keunggulan Nirwana 04 Nagekeo dengan skor akhir 0-2 dalam lanjutan laga Pertiwi Cup tingkat Provinsi NTT.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, Nirwana 04 Nagekeo tampil agresif menggempur lini pertahanan Persada SBD. Memanfaatkan kecepatan dari sektor sayap kiri dan dominasi penguasaan bola, Nirwana 04 sukses membuka keunggulan lebih awal.
Jalannya Pertandingan.
Dominasi Nirwana 04 di Babak Pertama
Aksi individu Faustine Wea dari Nirwana 04 menjadi spektakuler setelah berhasil merobek jala gawang Persada SBD pada menit ke-4. Tak mengendurkan serangan, Faustine kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-13 setelah sukses memanfaatkan celah di lini belakang Persada SBD. Kedudukan 2-0 bertahan hingga turun minum.
*Gagal Memaksimalkan Peluang Lini Depan.
Persada SBD yang ditopang dua juru gedor andalannya, Aurel Wijaya dan Asmita, kerap kesulitan menciptakan peluang bersih. Terputusnya alur bola dan minimnya suplai dari lini tengah membuat pergerakan Aurel dan Asmita mudah dipatahkan bek lawan.
*Respon Taktis di Babak Kedua.
Memasuki babak kedua, jajaran pelatih Persada SBD yang dipimpin Manager Lambertus Todo, Pelatih Kepala Marselinus Bora, dan Asisten Pelatih Wingky Leadra Putra Djami melakukan perombakan di lini pertahanan. Strategi ini terbukti efektif meredam agresivitas Nirwana 04 dan memberi ruang bagi Persada SBD untuk balik menekan. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, kedudukan tetap tidak berubah 2-0 untuk kemenangan Nirwana 04 Nagekeo.
Evaluasi dan Misi Pengkaderan.
Usai laga, Pelatih Kepala
Persada SBD, Marselinus Bora, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Asprov PSSI NTT serta panitia penyelenggara di Kabupaten Sikka. Meski timnya menjadi kontestan terakhir yang mendaftar, Marselinus menegaskan bahwa partisipasi mereka membawa misi besar bagi perkembangan sepak bola putri di NTT.
"Kami melihat ini bukan sekadar peluang untuk juara, melainkan wadah pengkaderan bagi atlet-atlet putri di seluruh NTT. Harapannya, langkah ini menjadi pemantik agar tahun depan event ini bisa diikuti oleh seluruh kabupaten, tidak hanya empat kabupaten saja," ujar Marselinus Bora.
Terkecuali hasil akhir, Marselinus menganggap kekalahan atas Nirwana 04 sebagai evaluasi berharga dan faktor keberuntungan yang belum memihak timnya.(Red)***